Rabu, 10 Mei 2023

Touring Sepeda


Sepeda yang menemani saat touring :

Desember 2020 ( Status sepeda masih pinjem)
1. Tanjakan Curug Nangga
2. Touring Pengandaran 

2021 (3 bulan pertama status sepeda masih nyicil)
3. Tanjakan Turgo Merapi
4. Audax Cilacap- Bandara YIA hal
5. Tanjakan Gunung Dieng via kejajar
6. Tanjakan Sirampog via bumiayu
7. Tanjakan Gunung Sumbing via kaliangkrik
8. Tanjakan Gunung Tangkuban Prau via lembang
9. Audax Bandung- Cilacap
10. Audax Cilacap-Jogjakarta
11. Tanjakan Gunung Slamet via Limpakuwus/ Timur
12. Tanjakan Curug Nangga 
13. Tanjakan Gandarusa
14. Tanjakan & Ngering Gunung Merapi 
15. Tanjakan Gunung Slamet via Kaligua
16. Tanjakan Gunung Slamet via Guci
17. Tanjakan & Ngering Gunung Slamet
18. Tanjakan Baturaden via Jenggala
19. Tanjakan Cemoro sewu via Barat
20. Audax Semarang-Solo
21. Tanjakan & Ngering Gunung Dieng
22.Tanjakan Gunung Galunggung
23.Tanjakan Gunung Slamet via Baturaden
24.Tanjakan Siregol
25. Waduk Sempor
26. Tanjakan Cemoro Sewu via Timur
27. Tanjakan & Ngering Gunung Sindoro

2022
28. Tanjakan Gunung Slamet via Melung Gomblang
29. Tanjakan & Ngering Gunung Gede
30. Tanjakan & Ngering Gunung Pangrango
31. Tanjakan Curug Penganten
32. Ultra Cycling Cilacap- Bali 1000 km
33. Tanjakan Gunung Slamet via Serang
34. Tanjakan Gunung Dieng via Menjer Kahiyangan
35. Tanjakan Gunung Slamet via Gua Lawa-Pratin
36. Tanjakan Gunung Merapi via Klangon
37. Tanjakan Bukit Pangonan
38. Tanjakan Gunung Dieng via Sikarim-Sikunir
39. Tanjakan Gunung Dieng via Tol Khayangan
40. Tanjakan Gunung Lio via Majenang
41. Tanjakan Pegunungan Menoreh via Purworejo- Tumpeng Menoreh-Suroloyo
42. Ngering Kota Cilacap

2023
43. Wonosobo-Borobudur-Purworejo
44. Ngering Pulau Bali 400 km
45. Ketapang-Banyuwangi-Djawatan pp
46. Tanjakan Telomoyo
47. Tanjakan Kopeng
48. Tanjakan Semingkir Banjarnegara


































Semua cerita perjalanan ada di postingan Facebook Armanto Armvnt

 

Selasa, 09 Mei 2023

Braun Watch, minimalis, simpel, elegan

Braun, jam yang memiliki kisah tersendiri di dalam mendapatkannya...begini kisahnya ;
Pertama kali melihat jam ini sekitar tahun 2012 di salah satu counter etalase non permanen Plaza Indonesia, sekedar lihat waah simpel banget sudah mulai tertarik hanya sekedar melihat dibalik etalase kaca.
Kemudian melihat lagi di estalase non permanen di Pasific Place dan di PIM 2. Karena rumah dekat dengan PIM maka kalau ke PIM selalu disempatkan untuk lewat di estalase tersebut dan selalu melirik tampilan jam digital braun model kotak bernuansa silver tersebut. Sangat menarik karena terkesan minimalis dan di design dengan tidak sembarangan.

Berbeda dengan sebelumnya kali ini tidak hanya melirik, tetapi berhenti dan langsung menanyakan jam tersebut. Begitu dipegang langsung terasa kualitas kulit strapnya sangat berkualitas dan design bodi jamnya tidak dibuat sembarangan. Dipencet tobol-tombolnya ternyata fiturnya benar-benar seminimalis penampakannya.
Tombol kiri hanya untuk lampudan itupun cahayanya berwarna orange ciri khas lampu jam tahun 80an. Tombol kanan untuk menampilkan detik, tanggal/bulan/tahun serta setting tampilan layar 12 H atau 24H, hanya itu? ya hanya itu dan ada knop disamping untuk mencocokan jam 

Cek harga, hmmmm....mmm... ternyata dengan fitur sesederhana itu harga jam tersebut relatif mahal . Memang harga yang dibayarkan lebih ke arah "harga designnya" dengan tampilan LCD hanya 4 digit dipisahkan dengan dot titik ditengah yang membedakan jam dan menit, menarik!

Akhirnya dikembalikanlah jam tersebut ketempat semula..mahaaaaaal :) :) 

Dan waktupun berjalan dan masih seperti kebiasaan semula klo lewat estalase tersebut melihat jamnya masih ada rasanya koq ayem..hehehe meskipun gak beli tetapi barang yang diincer masih ada rasanya  "aman" rasa yang aneh :)



Suatu ketika ketika lewat lha koq jamnya sudah gak ada??!!...weeeeiiitsssss panik...apakah sudah laku?! waaah karena penasaran akhirnya hunting mengulangi lagi ketiap mall yang sebelumnya juga memajang tersebut dan tetap gak ada satupun!

sampai ke PP dan PI dan dilanjutkan keluar kota yang ada counter braun tersebut, tetap tidak ada barang yang dimaksud. Akhirnya mencarilah informasi di internet dan didapat website pemegang merk tersebut dan ternyata sudah tidak ada barang nerk braun khususnya jam yang dipajang sempat beberapa kali berkorespondensi dengan pemegang merk tersebut melalui email. Kebetulan pemegang merk tersebut berada di gedung BEJ dekat dengan office saya di gedung Energi, tetap tidak mendapatkan jam tersebut.....sudahlah



berjalanlah waktu dan terlupakanlah......

April 2020
tiba-tiba muncul teman yang biasa beli barang online dari luar negeri . Nahh ini dari sinilah iseng browsing-browsing macam2 barang dan akhirnya berhenti kembali di jam ini. kenangan hunting jam ini menyeruak kembali. Akhirnya minta tolong dan tetap menunggu selama 2 bulan dikirm dari tempat asalnya braun yaitu german. Ditambah saat itu suasana pandemi menyebabkan situasi import menjadi tidak menentu makin menambah dag-dig dug....

Akhirnya setelah 8 tahun berlalu didapatkanlah jam Braun minimalis digital ini yang mempunyai kisah cerita sendiri dari awal sampai mendapatkannya

Setelah mendapatkan jam pertama dalam kondisi second, muncul lagi jam kedua yang lebih NOS akhirnya kedua nya bisa bersanding happy ending :)

lesson learn nya adalah mending beli daripada menunda beli nanti nyesel hehehe.....


Untuk spek dan sejarahnya :
Sekilas model dan warna seperti ini ada 2 seri yaitu dw 30 dan bn 076.
dw 30 dibuat tahun 1978-1979 dan bn 076 merupakan re issued dari dw30 yang diproduksi tahun 2012




 Sangat minimalis tetapi berkelas, Braun Germany Watch