Senin, 20 Maret 2017

Hobby Motor

Setelah beberapa waktu lalu sempat memposting Curriculum Vitae tentang Handphone yang pernah dimiliki, saatnya sekarang membuat CV mengingat kendaraan roda dua yang pernah dimiliki :).
Sekedar mengigat-ingat memori jaman dulu, untuk pict ada beberapa yang diambil dari berbagai sumber di google.

Pertama kali mendapat kendaraan roda dua adalah produksi Honda yaitu Honda Prima. Kalau tidak salah saat itu tahun 1988 harga pembelian sekitar 2.25 juta. Dengan list stiker sesuai yang ada di foto yaitu Honda prima seri pertama dengan gabungan stiker list berwarna abu-abu, putih, merah dan orange, di seri berikutnya Honda prima muncul yang terbaru  hanya dibedakan di list stikernya saja. Honda Prima ini sempat  digunakan dengan rentang waktu sekitar tahun 1988 sampai 1992. Honda Prima sampai saat ini masih jadi buruan karena ketangguhan performanya dan di klaim khusus mesinnya merupakan mesin produk japan yang didatangkan langsung dari sana jadi not assembling untuk mesinnya dan merupakan produk Honda "bebek" pertama yang menggunakan teleskopik shockbecker untuk bagian depan. Salah satu fitur menarik yang hanya ada di Honda Prima adalah fitur penyetelan shockbecker belakang yang bisa dirubah kekerasannya dengan memutar tuas pada ujung atas shockbecker, untuk maximal speed nya sekitar 110 km/jam dengan 4 kecepatan, kerenlah.

Foto Honda Prima diatas merupakan Honda prima keluaran pertama yang dicirikan dari motif dan warna list stikernya, ada 2 type pada saat keluar yaitu double stater dan single stater untuk foto diatas adalah yang double stater kekurangan originalitas foto diatas hanyalah kurang "kepet" guard plastic yang ada di spakboard belakang dibawah plat nomor


Setelah merelakan Honda Prima dijual pada tahun 1992 kemudian mencari motor pengganti dan ber CC yang agak besar, saat itu ada beberapa kandidat yaitu Yamaha RXZ, Yamaha RZR dan Suzuki RGR, untuk produk Honda belum mengeluarkan tipe sportnya (hanya GL Max dan GL Pro).Jadi pilihan hanya ada di 2 brand tersebut Yamaha atau Suzuki. Akhirnya tanpa disangka dan diyana pilihan jatuh ke Suzuki RGR 150, saat itu hanya produk Suzuki RGR yang menggunakan Monoshock (sebelumnya ada produksi dari Kawasaki AR dengan menggunakan monoshock juga tetapi Kawasaki saat itu tidak masuk Indonesia lagi ).

Dengan tampilan mirip RXZ half fairing, RGR yang terpilih adalah RGR berwarna putih seperti tampak dalam foto diatas. Salah Satu kekurangan RGR ini di kelistrikan adalah masih menggunakan aki 6 Volt sedangkan rival nya sudah menggunakan aki 12 Volt, sehingga pada saat akan memodifikasi lampu sien untuk hazard sedikit mengalami kendala dalam tingkat pencahayaannya. Rentang waktu Suzuki RGR ini sempat digunakan dari 1992-1994.

Foto diatas adalah Suzuki RGR 150 keluaran awal, pada saat itu ada 2 pilihan warna yaitu hitam dengan list stiker silver dan sedikit line orange dan warna putih dengan list stiker biru seperti tampak pada foto.
Kemudian setelah RGR 150  muncul 2 tahun kemudian muncul generasi penerus yaitu RGR 150R dengan full fairing berwarna dasar hitam dengan stiker lebih ramai dengan warna warna cerah pelangi dengan lampu rem dan sein menyatu mirip Suzuki Tornado.

Kelengkapan foto motor RGR diatas apabila disesuaikan originalitasnya yang kurang adalah tutup rantai plastic berwarna hitam dan kemudian velg jeruji dengan bahan steel biasa yang nampak pada foto diatas sepertinya sudah diganti dengan alumunium, original handle pegangan tangan belakang aslinya berwarna hitam dan pada lengan ayun ada stiker terkait dengan fitur monoshocknya.

Setelah beberapa waktu akhirnya RGR tersebut dimodifikasi seperti foto diatas dan sempat masuk di tabloid otomotif di ruang modifikasi (1994). Kecepatan tertinggi yang pernah dicoba yaitu 173 km/jam pada saat perjalanan Cilacap-Jogja 198 km, dengan total lama perjalananan kurang lebih 1 jam 40 menit

Sekitar tahun 1994 Suzuki RGR dijual sekitar 4.250 ada teman yang sangat minat dengan motor tRGR ersebut, akhirnya  kembali lagi ke motor "bebek"  karena pada saat itu yang ada dan yang tersedia lungsurannya serta dalam kondisi masih relative baru adalah Honda Grand. Honda Grand yang pernah dimiliki sama persis seperti foto diatas dengan full warna hitam termasuk tebeng dengan list stiker kombinasi hijau kuning biru.

Saat itu Honda Grand ini merupakan pionir massal produksi motor Honda dengan tebeng warna hitam, mesin hitam. Sepertinya sebelum itu pernah muncul edisi Honda prima berwarna  hitam dengan tebeng hitam tetapi hanya sesaat. Pada saat itu semua motor "bebek" diproduksi dengan tebeng berwarna putih serta mesin berwarna silver. Rentang waktu Honda Grand ini sempat digunakan 1994-1998.

Foto Honda Grand diatas sangatlah komplit benar-benar mencerminkan ke originalitasnya ... salute.

Setelah Honda Grand dijual sekitar tahun 1998, maka dibutuhkan kendaraan roda untuk wira wiri dan akhirnya di sekitar tahun 2003 mendapat lungsuran Honda C70 tahun produksi 1975. Setelah dimodifikasi tampak seperti foto diatas, saat ini Honda C70 ada di gudang :)
Kemudian ditahun 2010 dimulailah proyek untuk membuat sepeda bermesin dan sekarang sepeda mesin tersebut ada di gudang :)


Ditahun 2012 menambah proyek membuat sepeda bermesin ke 2 dan sekarang sepeda mesin tersebut ada di..........gudang hehehe,  gudang maning gudang maning :)

Demikianlah sedikit ulasan terkait kendaraan roda 2 yang pernah dimiliki :)

Breitling Navitimer (R)


Sosok jam Breitling tidak jauh dari dunia Aviasi, diproduksi mulai abad 18 tepatnya 1884 dan masih eksis hingga sekarang. Ciri khas utama breitling adalah kaca nya yang super bening

Breitling Navitimer with mesh bracelet

Index dial terasa "ramai" dengan berbagai macam indicator disitulah letak eksotiknya :)


Back Case
Tampak depan
Turbine Engine
Navitimer



Senin, 13 Maret 2017

Smart Wheel

Permainan keseimbangan ini mulai muncul di akhir 2015, dengan berbgai macam model dan spesifikasi bateray dan lingkar roda 6,5 ; 8 sampai 10 inch. Adapula dengan single ban/ single wheel  dengan diameter roda yang Jauh lebih besar

Diperlukan beberapa kali upaya latihan untuk dapat mengendarainya

spesifikasi
Max load : 100 kg
Max Speed : 10 km/h
Max mileage : 15-20 km
Tire Size : 6.5"
Lithium Batteray; 36 V, 4.4 Ah
Lama charge  batteray : 0-full +/- 2 jam


Posisi tubuh sebagai kunci utama mengendarai smart wheel

Selasa, 28 Februari 2017

Mercedes Benz Renntransporter 1954

Truck Transporter Mercedez Benz tahun 1954/55 merupakan salah satu collector item yang paling dicari oleh penggemar dies cast. Disebut juga dengan istilah Blue Wonder atau Blue Miracle.
Truck mainan ini dibuat dengan detail yang sama dengan aslinya dan untuk harganya untuk first edition adalah 15 juta rupiah..(terjual di salah satu tokoTrade Center di Jakarta- 2016) kemudian di tahun 2017 ada yang jual di slaah satu toko online skala 1:18 seharga 13 juta rupiah, Setelah iseng berkeliling di toko diescast Jakarta masih didapatkan second edition dengan harga dibawah 10 juta, informasi yang didapat untuk second edition bahan bakunya berbeda dengan first edition sehingga lebih murah, untuk hanya sekedar tahu saja :).
Untuk diescast dengan skala semakin besar otomatis harganya semakin mahal karena makin detil dan maikn banyak fitur yang bisa berfungsi seperti kendaraan sebenarnya. Untuk mobil yang dibawa memang ada 2 versi salah satunya adalah Mercedes benz streamliner W196R















































Keren euy.....boleh search di youtube : truck renwagen saksikan keunikan aslinya :)




Foto diambil dari :